tips-masak-gulai-tunjang

Tips Masak Gulai Tunjang

Tips Masak Gulai Tunjang. Di akhir 2025, saat masakan Padang kembali viral di kalangan foodies urban, gulai tunjang jadi primadona untuk hidangan spesial akhir pekan. Kuah santan kental pedas ini dengan potongan kaki sapi empuk menawarkan rasa gurih pekat yang bikin betah, khas rumah makan Minang asli. Bukan sekadar gulai biasa, tunjang—kaki sapi lengkap dengan tulang dan urat—memberi tekstur kenyal unik setelah direbus lama. Tips terkini ini untuk pemula yang ingin coba sendiri, dengan trik praktis agar kuah tidak pecah, daging leleh di mulut, dan aroma rempah nendang. Ikuti langkah ini, dan gulai tunjang autentik bisa jadi andalan catering keluarga tanpa gagal. INFO VOLI

Pilih Bahan Segar dan Persiapan Awal: Tips Masak Gulai Tunjang

Kunci sukses gulai tunjang ada pada kaki sapi segar sebanyak 1 kilogram—pilih yang masih berbulu halus untuk kesegaran—cuci bersih lalu rebus mendidih 5 menit untuk buang kotoran. Buang air kotor, cuci ulang, lalu rebus lagi dengan 3 liter air bersih plus 3 cm jahe geprek dan 2 batang serai hingga empuk, sekitar 2-3 jam di panci biasa atau 1 jam di pressure cooker. Untuk bumbu, siapkan 200 gram cabai merah keriting, 100 gram cabai rawit, 150 gram bawang merah, 75 gram bawang putih, 100 gram lengkuas muda, 5 butir kemiri sangrai, serta 2 sendok teh ketumbar bubuk. Tambahkan 4 lembar daun jeruk purut, 4 batang serai memarkan, 3 lembar daun kunyit, dan santan dari 2 butir kelapa tua (2,5 liter total: 1 liter kental, sisanya encer). Proporsi ini jamin rasa pedas gurih dominan, hindari kaki sapi beku agar tidak amis.

Teknik Tumis Bumbu dan Masak Santan: Tips Masak Gulai Tunjang

Haluskan bumbu—cabai, bawang, kemiri, ketumbar, lengkuas—dengan ulekan untuk tekstur kasar autentik, atau blender kasar agar gigitannya terasa. Panaskan minyak kelapa secukupnya di wajan besar, tumis bumbu hingga harum dan kecokelatan sekitar 10-15 menit di api sedang, masukkan serai, daun jeruk, dan daun kunyit; aduk 5 menit lagi. Tuang santan kental perlahan sambil diaduk cepat searah jarum jam untuk hindari pecah—rahasia utama ini bikin kuah tetap halus. Masukkan tunjang beserta kuah rebusannya, didihkan api besar sebentar, lalu kecilkan. Tips krusial: masak 1-2 jam lagi sambil aduk setiap 10 menit, tambah santan encer bertahap hingga kuah menyusut jadi setengah, minyak merah keluar, dan warna cokelat tua. Jangan tutup panci rapat agar santan menguap sempurna.

Trik Atasi Kendala dan Variasi Penyajian

Pemula sering kesulitan karena kuah pecah atau tunjang keras—solusinya, jika pecah tambah air jahe panas sambil aduk kuat, dan untuk empuk cepat rendam tunjang dalam air kapur sirih 30 menit sebelum rebus pertama. Jika ingin kurang pedas, kurangi cabai rawit atau tambah 2 sdm gula merah. Varian bisa ganti tunjang dengan otot sapi atau campur tetelan untuk lebih kaya rasa, kurangi waktu masak jadi 1,5 jam. Gulai tunjang tahan 3-4 hari di kulkas atau beku 2 bulan—panaskan ulang dengan sedikit santan agar gurih kembali. Sajikan panas dengan nasi putih, tempe goreng, dan sambal ijo untuk lengkap ala Padang, atau taburi bawang goreng untuk tambah wangi.

Kesimpulan

Membuat gulai tunjang memang butuh waktu, tapi hasil empuk gurihnya tak ternilai untuk meja makan spesial. Dengan bahan segar, teknik santan teliti, dan trik kendala, siapa pun bisa hasilkan masakan Minang kelas atas di rumah. Coba resep ini besok, dan rasakan kebanggaan saat keluarga lahap. Bagi penggemar kuliner, ini bukan sekadar tips; ia cara lestarikan rasa Nusantara di dapur modern. Selamat masak, dan gulai tunjang pasti jadi menu wajib rotasi—pedasnya bikin ketagihan sepanjang tahun.

BACA SELENGKAPNYA DI…

More From Author

tips-masak-soto-lamongan

Tips Masak Soto Lamongan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *