Panduan Lengkap Memasak Sop Buntut Jakarta. Pada 21 Oktober 2025, di tengah hembusan musim hujan yang membuat selera berpindah ke hidangan hangat, Sop Buntut Jakarta kembali jadi primadona di meja makan keluarga Indonesia. Sup ekor sapi bening ini, dengan potongan daging empuk dan rempah yang meresap, bukan hanya makanan sehari-hari tapi juga simbol kenyamanan kuliner Betawi yang kini viral di media sosial berkat challenge masak rumahan. Pencarian resepnya naik 35% tahun ini, didorong oleh festival makanan tradisional virtual yang menyoroti warisan Jakarta. Panduan lengkap ini dirancang untuk Anda yang ingin coba tangan di dapur, dari pemula hingga ibu rumah tangga sibuk, dengan langkah-langkah sederhana yang menghasilkan kuah kaldu pekat tanpa ribet. Siapkan panci besar dan pressure cooker jika ada, karena rahasia utamanya adalah kesabaran merebus hingga tulang lepas daging. Hasilnya? Hidangan yang bikin badan hangat dan hati puas—ideal untuk makan malam akhir pekan atau sajian spesial keluarga. BERITA BASKET
Bahan Utama dan Persiapan Awal: Panduan Lengkap Memasak Sop Buntut Jakarta
Fondasi Sop Buntut Jakarta yang autentik dimulai dari pemilihan bahan segar, yang menentukan kekayaan rasa kaldu. Untuk 4-6 porsi, ambil 1,5 kg buntut sapi segar—pilih potongan kecil dengan tulang utuh untuk kaldu lebih kental, cuci bersih dan buang lemak berlebih agar tak amis. Iris 3 wortel dan 3 kentang besar menjadi potongan korek api, plus 2 tomat dipotong dadu untuk kesegaran asam. Taburi akhir dengan 2 batang daun bawang dan seledri iris halus, serta bawang goreng secukupnya untuk crunch.
Bumbu inti mencakup 8 siung bawang putih, 6 bawang merah, 1 sdm merica putih utuh, 3 iris pala, 5 butir cengkeh, 1 batang kayu manis, dan 2 cm jahe memar—semua ini haluskan dengan blender atau ulekan untuk aroma mendalam. Tambah 2 sdt garam, 1 sdt gula pasir, dan 1 sdm kaldu bubuk sapi jika ingin umami ekstra, meski versi tradisional andalkan kaldu alami. Siapkan juga 3 liter air bersih untuk rebusan awal. Persiapan ini butuh 15 menit: rebus buntut terlebih dahulu 10 menit di air mendidih untuk buang darah dan kotoran, tiriskan, lalu tumis bumbu halus dengan sedikit minyak hingga harum 5 menit. Langkah ini membersihkan rasa dan mencegah kuah keruh, memastikan sup bening seperti ciri khas Jakarta. Diamkan buntut dengan bumbu tumis 30 menit sebelum direbus utama, agar rempah meresap dan daging lebih empuk saat matang.
Proses Memasak dan Teknik Penting: Panduan Lengkap Memasak Sop Buntut Jakarta
Memasak Sop Buntut adalah soal timing dan panas stabil, yang bisa selesai dalam 2-3 jam jika pakai pressure cooker, atau 4 jam slow cook di panci biasa. Masukkan buntut berbumbu ke panci besar, tuang 3 liter air, tambah kayu manis, cengkeh, dan pala utuh—bawa mendidih di api besar 10 menit, lalu kecilkan jadi api sedang. Rebus tertutup hingga daging empuk dan tulang mulai lepas, sekitar 90 menit di pressure cooker atau 2-3 jam konvensional; tes dengan garpu, daging harus luluh tapi tak hancur.
Setelah 1 jam, tambah wortel dan kentang—masukkan 20 menit sebelum matang total agar sayur lembut tapi tak lembek. Tomat masukkan belakangan, 5 menit akhir, untuk warna merah cerah tanpa hilang bentuk. Aduk sesekali, buang busa di permukaan untuk kuah jernih, dan cicipi—tambah garam jika kurang gurih. Teknik khas Jakarta adalah “ngaduk pelan” di akhir untuk campur rasa tanpa keruh, plus tambah 1 sdm air jeruk nipis untuk segar. Jika kuah terlalu kental, tambah air panas sedikit demi sedikit. Proses ini menghasilkan kaldu pekat dari kolagen tulang, yang bikin sup begitu menghangatkan. Istirahatkan 10 menit post-masak agar rasa menyatu, lalu sajikan panas dengan taburan seledri, daun bawang, dan bawang goreng—lengkap dengan sambal tomat atau emping untuk pelengkap tradisional.
Variasi dan Tips Penyempurnaan
Sop Buntut Jakarta fleksibel untuk variasi, tergantung selera atau stok bahan. Ganti buntut dengan iga sapi untuk versi lebih berlemak, atau tambah jagung manis potong untuk manis alami—cocok untuk anak-anak. Versi vegetarian pakai jamur tiram dan tahu sebagai pengganti, dengan kaldu sayur dari rebusan awal. Di musim dingin seperti sekarang, tambah sedikit jahe ekstra untuk hangat badan, atau susu segar 100 ml di akhir untuk creamy ala hotel tapi tetap autentik.
Tips penyempurnaan: pilih buntut segar dari pasar pagi untuk kaldu lebih wangi, dan gunakan api gas daripada listrik untuk panas merata. Hindari over-rebus sayur agar tak mushy—wortel ideal 15 menit. Simpan sisa di kulkas hingga 2 hari, panaskan ulang dengan tambah air untuk kuah tetap bening. Untuk hemat waktu, prep buntut malam sebelumnya dan bekukan. Kesalahan umum seperti bumbu mentah bikin rasa datar bisa dihindari dengan tumis dulu. Dengan trik ini, sup Anda tak hanya enak tapi juga sehat, kaya protein dari daging dan vitamin dari sayur, cocok untuk diet harian tanpa kehilangan esensi Betawi.
Kesimpulan
Memasak Sop Buntut Jakarta di rumah pada 2025 adalah cara sederhana menghidupkan warisan kuliner yang penuh kehangatan, dari rebusan kaldu pekat hingga sentuhan sayur segar yang seimbang. Panduan ini membuktikan bahwa hidangan ikonik ini tak rumit—hanya butuh bahan tepat dan kesabaran, menghasilkan sup yang bikin keluarga betah di meja. Baik untuk makan siang hujan atau pesta kecil, rasa gurih beningnya selalu mengobati rindu Jakarta. Coba resep ini besok, dan rasakan kepuasan menyendok kuah hangat yang autentik. Kuliner seperti ini mengingatkan kita bahwa kelezatan terbaik lahir dari dapur rumahan—selamat memasak, semoga aroma rempahnya memenuhi rumah Anda!