Tips Masak Cumi Goreng Tepung Renyah Tahan Lama. Cumi goreng tepung adalah salah satu camilan atau lauk favorit yang sulit ditolak karena renyah di luar, empuk di dalam, dan gurihnya pas. Namun, masalah klasik sering muncul: setelah beberapa menit, tepung jadi lembek, renyahnya hilang, dan cumi terasa lembab. Padahal, dengan teknik yang tepat, cumi goreng bisa tetap krispi berjam-jam bahkan sampai dingin. Kuncinya terletak pada pemilihan cumi, adonan tepung, penggorengan, dan penyimpanan sementara. Tips berikut ini sudah banyak dipraktikkan di dapur rumahan dan warung makan, hasilnya konsisten renyah tahan lama tanpa perlu bahan rumit atau alat khusus. Ikuti langkah demi langkah agar cumi goreng Anda selalu jadi juara di meja makan. INFO SLOT
Memilih dan Mengolah Cumi Sebelum Digoreng: Tips Masak Cumi Goreng Tepung Renyah Tahan Lama
Pilih cumi segar agar tekstur akhir tidak alot. Cumi yang bagus punya daging putih bersih, kulit mengkilap keunguan, dan mata masih bening. Ukuran sedang hingga besar lebih ideal karena dagingnya tebal dan tidak mudah menyusut saat digoreng. Hindari cumi beku lama karena sering kali sudah kehilangan kelembapan alami dan jadi keras setelah matang.
Bersihkan cumi dengan benar. Potong kepala, tarik tulang transparan, kupas kulit tipisnya, lalu buang isi perut dan bilas hingga bersih. Keringkan cumi dengan tisu dapur atau kain bersih sampai benar-benar kering—ini langkah krusial. Cumi basah membuat tepung sulit menempel dan mudah lembek karena uap air keluar saat digoreng. Potong cumi jadi cincin atau potong memanjang sesuai selera, tapi jangan terlalu tipis agar tidak overcook. Setelah dipotong, taburi sedikit garam dan perasan jeruk nipis, aduk rata, diamkan 10 menit, lalu bilas lagi dan keringkan. Asam jeruk nipis membantu memecah serat protein sehingga cumi lebih empuk dan mengurangi bau amis.
Membuat Adonan Tepung yang Renyah Tahan Lama: Tips Masak Cumi Goreng Tepung Renyah Tahan Lama
Adonan tepung adalah penentu utama tingkat krenyesan. Gunakan campuran tepung terigu serbaguna dengan tepung beras atau tepung maizena dengan perbandingan 2:1 atau 3:1. Tepung beras atau maizena membuat lapisan lebih ringan dan renyah karena kandungan pati yang tinggi menyerap minyak lebih sedikit. Tambahkan sedikit baking powder (sekitar ½ sendok teh per 200 gram tepung) untuk efek mengembang dan gelembung udara yang bikin tekstur lebih krispi.
Bumbui adonan dengan garam, merica bubuk, bawang putih bubuk, dan sedikit kaldu bubuk agar gurih meresap. Untuk versi lebih renyah, campurkan sedikit tepung roti atau panko di adonan akhir. Cara mencelup: celup cumi ke telur kocok yang sudah ditambah sedikit air dan garam, lalu gulingkan ke adonan tepung kering. Tekan-tekan supaya tepung menempel tebal dan merata. Jangan rendam terlalu lama di telur karena akan membuat adonan lembek. Lakukan double coating kalau ingin ekstra renyah: celup lagi ke telur, lalu ke tepung sekali lagi. Diamkan cumi yang sudah dilapisi tepung di kulkas selama 15–30 menit sebelum digoreng—langkah ini membuat tepung mengeras dan lebih tahan lama saat digoreng.
Teknik Penggorengan dan Penyimpanan agar Krispi Bertahan
Gunakan minyak banyak dan panas stabil (sekitar 170–180 derajat Celsius). Jangan masukkan cumi terlalu banyak sekaligus agar suhu minyak tidak turun drastis—ini penyebab utama tepung lembek. Goreng dalam dua tahap: pertama goreng sebentar (1–2 menit) sampai setengah matang dan berwarna kuning pucat, angkat, tiriskan. Tunggu beberapa menit, lalu goreng lagi tahap kedua sampai keemasan dan krispi (1 menit saja). Teknik double fry ini mengeluarkan kelembapan berlebih dan membuat lapisan tepung lebih ringan serta tahan lama.
Setelah digoreng, tiriskan di rak kawat atau tisu dapur agar minyak tidak meresap kembali. Jangan tumpuk cumi panas di piring karena uap akan membuat tepung lembek. Untuk tahan lebih lama, simpan di wadah tertutup rapat dengan tisu dapur di dalamnya untuk menyerap sisa minyak, lalu letakkan di tempat sejuk (bukan kulkas karena akan lembab). Bisa tahan renyah sampai 2–3 jam di suhu ruang. Kalau ingin dipanaskan ulang, gunakan oven atau air fryer pada suhu rendah agar tidak lembek.
Kesimpulan
Cumi goreng tepung yang renyah tahan lama bukan soal keberuntungan, melainkan perhatian pada detail kecil. Mulai dari memilih cumi segar, mengeringkan sempurna, pre-coating dengan telur dan tepung yang tepat, double fry, hingga penyimpanan yang benar—semua langkah ini saling mendukung agar tekstur krispi bertahan lama. Dengan latihan beberapa kali, cumi goreng Anda bisa tetap renyah meski disajikan terakhir atau dibawa bekal. Masakan ini cocok untuk camilan sore, lauk makan malam, atau pesta kecil di rumah. Yang terpenting, jangan takut bereksperimen dengan bumbu tambahan seperti bubuk cabe atau bawang goreng taburan di akhir—asal teknik dasarnya benar, hasilnya pasti memuaskan. Selamat mencoba, dan semoga cumi goreng tepung Anda selalu jadi rebutan!